Featured Video

Filsafat dan Kehidupan

Mungkin kita tidak pernah mengetahui secara pasti berapa umur alam semesta dan sudah berapa lama kehidupan ini mulai berjalan. Selama perjalanannya, kehidupan telah melewati berbagai babak dan fase-fasenya sendiri. Begitupun kehidupan manusia di muka bumi ini. Berbagai zaman dan era yang telah dilewati manusia membawanya pada tingkatan peradaban yang bisa kita lihat saat ini. Sejarah telah membuktikan bahwa perkembangan peradaban manusia dalam kehidupan ini memiliki kecenderungan meningkat di setiap masa ka masa. Walaupun memang kita kadang menemukan beberapa babak kemunduran peradaban menusia. Tapi secara umum peradaban manusia ini sifatnya ekskalatif –terus meningkat- untuk terus menuju titik kesempurnaan.

Ketika kita berbicara soal peradaban dan kehidupan manusia, kita tidak mungkin lepas dari kata filsafat. Karena memang salah satu fondasi dari peradaan manusia adalah filsafat. Manusia tidak dapat dipisahkan dengan filsafat, begitu pun sebaliknya. Ini karena manusia adalah makhluk berfilsafat dan filsafat lahir dari diri manusia itu sendiri. Meskipun demikian, kadang kita sendiri sering kebingungan dalam mehami apa itu filsafat. Baiklah, kita akan sedikit membedah tentang apa itu filsafat? Apa kegunaanya bagi kehidupan manusia, baik secara personal maupun kolektif?

Mendefinisikan secara baku tentang apa makna dari filsafat merupakan suatu tindakan yang teramat berani. Ini karena filsafat sangat sulit untuk diartikan secara pasti. Para filosof –orang yang mendalami filsafat- pun memiliki pandangan berbeda tentang apa itu filsafat. Oleh karena itu, sebagai pijakan awal kita memahami filsafat mari kita tengok apa arti filsafat secara harfiah. Kata filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu philosophia, ini merupakan kata majemuk yang terdiri dari philia=cinta dan sophia=kebijaksaan. Jadi kita bisa artika bahwa filsafat itu adalah suatu kecintaan terhadap kebijaksaan. Sebagai manusia tentunya kita selalu mencari kebijasanaan dan selalu berusaha untuk menjadi bijak. Itulah mengapa menusia disebut sebagai makhluk berfilsafat. Kabijaksanaan dalam hal ini bisa diartika luas, tapi pada dasarnya kita sama-sama sepakat jikalau manusia yang bijaksana adalah manusia yang bertindak berdasarkan akal budinya. Nah, akal budi itulah yang digunakan sebagai alat untuk memecahkan berbagai pertanyaan mendasar dan juga memecahkan berbagai permasalahan. Atas dasar itulah kenapa filafat merupakan salah satu fondasi dari peradaban manuisa. Lewat filsafatlah kenapa negara ada, sistem ekonomi berjalan, dan ilmu pengetahuan berkembang. Sifat dasar filsafat yang  radikal (radix=akar) dan selalu penesaran dalam menguak kebenaran suatu hal membuatnya dianggap sebagai alat analisa yang paling dasar. Dan berfikir mendalam, kritis dan skeptis merupakan ciri dari berfikir filosofis.

Oleh karena itu filsafat memberikan salah satu kemudi bagi kita dalam menajalani kehidupan di dunia ini. Mencoba unuk bijaksana setiap saat dalam mencapai tingkatan tertinggi dalam kehidupan. Itulah tujuan manusia yang sesungguhnya.